... Beranda Suluk ...
... suluk - beranda suluk - serambi suluk - biduk diri - menyapa pagi ...

 
 

Seciduk air sungai …

Friday, May 30, 2008, artikel ini di pasang oleh wiwin.wr
Disimpan di BERANDA pk. 12:40 | Anda mau email artikel ini ?

Suatu pagi, Alhamdulillaah, saya kedatangan tamu di kantor, ia adalah rekan kerja saya, yang 20 tahun lalu pindah bekerja ke tempat lain, dan karena ia lebih tua dari saya maka ia ”pensiun” mendahului saya. Selesai dengan tanya jawab yang standar, ia menceritakan kisahnya selama bekerja di tempat itu.


Fig.1 Gambar ini dimaksudkan sebagai ilustrasi belaka …. [1]

Suatu ketika ia dipindahkan ke sub-instansi baru yang masih di lingkungan instansinya. Pada hari pertama berada disana, staf senior di tempat baru itu datang menemuinya, menyapanya, kemudian bertanya kepadanya dengan pertanyaan yang ”sangat jelas maksudnya” tetapi disamarkan.
 

SEBUAH PERTANYAAN …. 

”Ada kaum di sebuah kampung, disitu hanya ada satu mata air yang menjadi satu - satunya sumber air di kampung itu. Siapapun yang meminumnya akan menjadi ”hilang ingatan” [gila]. Bila anda adalah orang yang terakhir datang ke kampung itu dan belum meminumnya. Bagaimana menurut anda dan apa yang akan anda lakukan ?”…….

KERA, MAKHLUK YANG ….

Manusia yang tidak memiliki `aql atau ”akal” sama derajadnya dengan ”hayawan” [hewan]. Dan kita juga mengetahui bahwa manusia yang ”hilang ingatan” atau ”gila”, akan seperti primata, bertubuh manusia dengan perilaku yang tidak menentu, tidak ada `iqal-nya - tidak ada kendalinya ….

Primata atau ”kera” adalah sebuah perumpamaan bagi manusia yang perilakunya lebih rendah dari orang fasik [orang fasik adalah orang-orang yang lupa kepada Allah lalu Allah membuat mereka lupa kepada ”anfus”-nya sendiri dan membiarkan mereka sesat QS.[59]:19. Perilaku yang lebih rendah dari orang fasik berarti yang lebih rendah dari itu]. Atas perilaku yang seperti itu, Allah Ta’ala memerintahkan kepada Rasul-Nya, Katakanlah: "Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut ?" Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus, QS.[5]:60. Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang dilarang mereka mengerjakannya, Kami katakan kepadanya: "Jadilah kamu kera yang hina, QS.[7]:166. ..… dan Allah akan menimpakan kemurkaan [yaj’alu-r-rijsa] kepada orang-orang yang tidak mempergunakan `aql-nya, QS.[10]:100.

`Aql memang yang paling Allah Ta’ala cintai ….
dan `aql akan pergi meninggalkan manusia ..
tatkala manusia terkotori oleh dosa,
pergi dan tidak kembali ….
Ia tidak mau menempati wadah yang terkotori dosa.

 

SECIDUK AIR DI SUNGAI UJIAN …..

Ada sebuah kisah yang Allah Ta’ala abadikan di Al Quran tentang awal dari kekholifahan Dawud as., ketika Dawud muda berperang dalam barisan yang dipimpin oleh Thalut melawan tentara Jalut. Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: "Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya; bukanlah ia pengikutku dan barangsiapa tiada meminumnya, kecuali menciduk seciduk tangan, maka dia adalah pengikutku." Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: "Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya."…. QS.[2]:249. Mereka menjadi kehilangan keberanian untuk bertempur karena hilang `aql mereka disebabkan meminum air sungai, sedangkan yang hanya menciduk dengan seciduk tangan yakni… Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar" QS.[2]:249. Dan itulah sisa tentara Thalut. Maka … Tatkala Jalut dan tentaranya telah nampak oleh mereka, merekapun berdoa: "Ya Rabb kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir." QS.[2]:250. Mereka mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan… dalam peperangan itu ……. Dawud membunuh Jalut, Kemudian Allah memberikan kepadanya pemerintahan [al Mulk] dan hikmah [al hikmah] dan mengajarkan kepadanya apa yang dikehendaki-Nya ……. QS.[2]:251. 

 

PENUTUP ….

Sungai, sendang, kolam, ”kelapa-muda”. Air dan kesejukannya memang sangat menggiurkan, mengundang untuk diminum sepuas-puasnya apalagi bila sedang kehausan. Kemudahan yang ada di sekeliling ini memang mengundang agar diminum dengan minum yang sepuas-puasnya untuk menghilangkan dahaga yang ”sesungguhnya tidak ada” tetapi ”tidak akan habis-habisnya”.

Hanya dengan pertolongan Allah semata, manusia bisa menahan diri untuk tidak meminumnya kecuali dengan cara menciduk secukupnya saja dengan tangan. Dan hanya karena Ampunan-Nya, tidak menjadi ”kera”……

Saya menghampiri cermin dan ………… [hiks]

Wahai Guwarsa dan Guwarsi
Sendang Sumala telah merubahmu
menjadi Subali dan Sugriwa,
Ketika itu engkau menyadari betapa
berharganya untuk menjadi manusia ……

Wahai Rabb, ampunilah aku !
Aku akan minum air yang dari langit saja….

Bandung – Selasa, 28 Mei 2008 ….. Wallaahu `alam bi-sh-showab
[1] Source: GettyImages Royalty Free 

No one leave comments yet, will you be the first one ?

Leave a reply to this post, be my guest ...

your name please [required]

your email please [required], will not be published,

your website,

type-in, take your time.