... Beranda Suluk ...
... suluk - beranda suluk - serambi suluk - biduk diri - menyapa pagi ...

 
 

Nasruddin pura-pura dungu …

Tuesday, July 22, 2008, artikel ini di pasang oleh wiwin.wr
Disimpan di ANEKDOT pk. 12:31 | Anda mau email artikel ini ?

Nasruddin biasa berdiri di tepi jalan di hari pasar agar menjadi bahan tertawaan orang yang lalu-lalang karena laku kedunguannya, tidak peduli seberapa sering orang-orang menawarkan (uang logam) keping besar atau kecil, ia selalu memilih keping yang kecil.

Suatu hari, seorang yang baik-hati berkata kepadanya, ”Nasruddin, engkau harus memilih keping yang besar sehingga kemudian kamu bisa memiliki uang yang lebih banyak dan orang-orang tidak lagi dapat menjadikan engkau sebagai bahan tertawaan”…..  

”Mungkin itu benar”, kata Nasruddin, ”Tetapi bila aku selalu memilih keping yang besar maka orang-orang akan berhenti menawariku uang karena mereka tidak lagi melihat bahwa aku lebih dungu daripada mereka. Kalau seperti itu maka aku menjadi tidak punya uang sama sekali”

Bandung - 17/07/2008
[Mulla Nasruddin stories, alih bahasa oleh wiwin.wr ©
2008]

 

No one leave comments yet, will you be the first one ?

Leave a reply to this post, be my guest ...

your name please [required]

your email please [required], will not be published,

your website,

type-in, take your time.