Umat yang NABI Saw rindukan …
Thursday, August 21, 2008, artikel ini di pasang oleh wiwin.wrRasulullah Saw.. berwashiyah kepada Abu Hurairah ra,
"Wahai Abu Hurairah, hendaklah engkau mengikuti jalan suatu kaum, yang jika manusia merasa takut, mereka tidak takut. Jika manusia mencari keselamatan dari api neraka, mereka tidak takut … "
Abu Hurairah ra bertanya, "Siapakah mereka itu yaa Rasulullah, terangkan dan jelaskanlah ihwal mereka itu kepadaku hingga aku dapat mengenali mereka … "
Rasulullah Saw. menjawab,
"Mereka itu suatu kaum dari umatku di akhir zaman. Kelak mereka berkumpul pada Hari Qiyamah di tempat berkumpulnya para Nabi. Jika manusia memandang mereka, manusia mengira bahwa mereka itu para Nabi dari keadaan yang mereka lihat, hingga aku beritahukan kepada mereka. Aku katakan ‘Umatku, umatku …’ Maka para makhluk mengetahui bahwa mereka bukanlah para Nabi. Mereka bagaikan kilat dan angin, pandangan mata yang hadir terkesiap dengan pancaran cahaya mereka … "
Abu Hurairah ra berkata, "Yaa Rasulullah, kemukakan kepadaku amalan- amalan mereka, mudah-mudahan aku dapat mengikuti mereka … "
Rasulullah Saw. menjawab, "Wahai Abu Hurairah, kaum itu menempuh suatu jalan yang sangat terjal hingga sampai kepada tingkatan para Nabi. Mereka memilih lapar setelah Allah memberi mereka rasa kenyang, memilih telanjang setelah Allah memberi mereka pakaian, dan memilih haus setelah Allah memberi mereka rasa puas. Mereka meninggalkan itu semua karena mengharap apa yang ada di sisi-Allah. Mereka meniggalkan yang halal karena takut dengan Hisab. Mereka mempergaulinya dengan badan-badan (lahiriyah) mereka, tetapi mereka tidak menyibukkan diri dengan suatu apapun darinya. Para Nabi dan para Malaikat takjub dengan ketaatan mereka kepada Allah. Kebahagiaan bagi mereka, kebahagiaan bagi mereka, aku sangat ingin agar Allah menghimpunkan aku bersama mereka" …
Kemudian Rasulullah Saw. menangis karena rindu kepada mereka. Lalu beliau Saw. berkata, "Jika Allah hendak mengazab penghuni bumi, lalu memandang mereka, maka Dia berpaling dan tidak jadi menurunkan azab. Hendaklah engkau, wahai Abu Hurairah, mengikuti jalan mereka. Barang siapa berpaling dari jalan mereka, maka ia akan kelelahan dalam kerasnya Hisab" …
Bandung - 19/07/2008 ….. Mudah-mudahan bermanfaat.
[Belum diperoleh sumber aslinya. Saya memperolehnya dari seorang sahabat.]

