... Beranda Suluk ...
... Suluk - Beranda - Serambi - Anekdot - Kisah Klasik - Sufisme - Tasawuf ...




 

Umat yang NABI Saw rindukan …

Thursday, August 21, 2008, posting oleh wiwin.wr
Disimpan di BERANDA pk. 20:35| Anda mau email artikel ini ?
Atau mau Share on Facebook artikel ini ?

Rasulullah Saw.. berwashiyah kepada Abu Hurairah ra,

"Wahai Abu Hurairah, hendaklah engkau mengikuti jalan suatu kaum, yang jika manusia merasa takut, mereka tidak takut. Jika manusia mencari keselamatan dari api neraka, mereka tidak takut … "

Abu Hurairah ra bertanya, "Siapakah mereka itu yaa Rasulullah, terangkan dan jelaskanlah ihwal mereka itu kepadaku hingga aku dapat mengenali mereka … "

Rasulullah Saw. menjawab,

"Mereka itu suatu kaum dari umatku di akhir zaman. Kelak mereka berkumpul pada Hari Qiyamah di tempat berkumpulnya para Nabi. Jika manusia memandang mereka, manusia mengira bahwa mereka itu para Nabi dari keadaan yang mereka lihat, hingga aku beritahukan kepada mereka. Aku katakan ‘Umatku, umatku …’ Maka para makhluk mengetahui bahwa mereka bukanlah para Nabi. Mereka bagaikan kilat dan angin, pandangan mata yang hadir terkesiap dengan pancaran cahaya mereka … "

Abu Hurairah ra berkata, "Yaa Rasulullah, kemukakan kepadaku amalan- amalan mereka, mudah-mudahan aku dapat mengikuti mereka … "

Rasulullah Saw. menjawab, "Wahai Abu Hurairah, kaum itu menempuh suatu jalan yang sangat terjal hingga sampai kepada tingkatan para Nabi. Mereka memilih lapar setelah Allah memberi mereka rasa kenyang, memilih telanjang setelah Allah memberi mereka pakaian, dan memilih haus setelah Allah memberi mereka rasa puas. Mereka meninggalkan itu semua karena mengharap apa yang ada di sisi-Allah. Mereka meniggalkan yang halal karena takut dengan Hisab. Mereka mempergaulinya dengan badan-badan (lahiriyah) mereka, tetapi mereka tidak menyibukkan diri dengan suatu apapun darinya. Para Nabi dan para Malaikat takjub dengan ketaatan mereka kepada Allah. Kebahagiaan bagi mereka, kebahagiaan bagi mereka, aku sangat ingin agar Allah menghimpunkan aku bersama mereka" …

Kemudian Rasulullah Saw. menangis karena rindu kepada mereka. Lalu beliau Saw. berkata, "Jika Allah hendak mengazab penghuni bumi, lalu memandang mereka, maka Dia berpaling dan tidak jadi menurunkan azab. Hendaklah engkau, wahai Abu Hurairah, mengikuti jalan mereka. Barang siapa berpaling dari jalan mereka, maka ia akan kelelahan dalam kerasnya Hisab" …

 

Bandung - 19/07/2008 ….. Mudah-mudahan bermanfaat.
[Seorang sahabat mempostingnya dalam milis keluarga, ini tulisannya: Sahabat-sahabat, Hadits Nabi Saw. ini saya ambil dari buku "Wasiat-wasiat Ibnu Arabi", wasiat ke-99. Pernah saya postingkan di milis ini pada 3 Oktober 2006 (10 Ramadhan 1427). Semoga Hadits yang menakjubkan ini masih tetap dapat menginspirasi dan menyegarkan hati kita semua. Hadits ini terkait dengan ayat-ayat Al-Qur’aan sebagai berikut: Al-Balaad [90]:10-12, Al-Insaan [76]:8-11, Ali-Imran [3]:92, Al-Baqarah [2]:177. Allahumma shalli ‘ala sayyidinaa Muhammad wa ‘ala aali sayyidinaa Muhammad.
]

Comments

by: maswik
at: 2009-03-24

betapa..rasulullah menangis merindukan mereka? betapa indah martabat mereka…ya Rabbi pertemukan kami ini dengan mereka..sehingga sekilas cahaya mereka mampu menghibur hati yang rindu ini…barokallahu lakum…katsiron..abadan..

by: wiwin.wr
at: 2009-03-31

Amin. Amin.

be my guest ...

your name [required,]

your email [will not be published]

your website

thanks