Yang muda yang tidak dipercaya …
Thursday, September 04, 2008, artikel ini di pasang oleh wiwin.wrDi tahun-tahun pertama saya bekerja, oleh sebab berbagai tekanan yang saya alami karena kemudaan usia saya maka salah satu dan sepertinya menjadi yang utama dari keinginan saya adalah memiliki uban di kepala agar orang-orang tua, yang sudah pada ubanan itu, mau mendengarkan apa-apa yang saya presentasikan [ situasi yang sama seperti yang di iklan TV itu lho … ]
Suatu ketika dalam sebuah rapat besar yang melibatkan banyak pihak, kami dipersalahkan oleh pak pimpro karena mendesain sistem dengan mesin yang menggunakan teknologi mutakhir, yang mengakibatkan divisi pemeliharaan di perusahaannya kesulitan melakukan perawatan. Karena semua diam saja, termasuk para bos-bos, yang sudah pada ubanan itu, maka saya memberanikan diri untuk berkata [tepatnya berteriak karena ruangannya besar sekali],
"Pak Yuw… boleh saya bicara ?" Jawabnya, “Ya silahkan, sepertinya kamu dari tadi sudah muntup-muntup mau bicara”… “Pak, sebagai contoh, apakah tepat kalau saat ini kita beli misalnya mobil dengan teknologi pengapian pakai platina sedangkan semua mobil sudah pakai pengapian CDI. Tentunya tidak tepat sebuah pabrik teknologi canggih harus memasang mesin pendukungnya dari jenis teknologi kuno. Sesederhana itu persoalannya pak.”
INTERMEZZO …
KETERLALUAN, keterlaluan ya poster di atas itu,
masa kambing putih dibilang kambing hitam
kambing hitam ternyata tidak perlu berbulu hitam,
yang penting dia cuma kambing ….
YANG LEBIH KETERLALUAN LAGI,
Katanya, kalau mau sukses, harus selalu punya KAMBING HITAM.PADAHAL, sahabat saya yang juragan kambing hitam …
walaupun kambing piaraannya semuanya berbulu hitam
tetap saja ….. ia dari dulu begitu dan begitu lagi,
sukses enggak, enggak sukses juga enggak ….
eh ngomong-ngomong, sukses ukurannya apa sih ?
……
Sejak itu para bos, antara lain pimpro yang sudah ubanan itu, mau sedikit demi sedikit mendengarkan apa yang saya presentasikan. Karena pada kenyataannya, mempresentasikan sesuatu hal, bisa dilakukan oleh orang muda maupun oleh orang yang sudah ubanan, dengan syarat yang sangat-sangat sederhana yakni si presenter mengerti persoalannya.
Ada sebuah kisah, saya peroleh dari milis,
Suatu ketika Raja Spanyol mengirim seorang pemuda yang bijaksana untuk mengunjungi negeri tetangga. Sang Raja negeri tetangga menerima pemuda tersebut dengan sindiran, "Apakah kerajaan Spanyol telah kehabisan orang sehingga mereka memutuskan untuk mengirim seorang duta yang belum tumbuh jenggotnya ?"
Duta muda itu menjawab, "Yang Mulia, jika Raja saya tahu bahwa Anda
menilai kebijaksanaan melalui jenggot, dia pasti akan mengirim seekor
kambing kepada Anda."- Brian Cavanaugh "Sower’s Seeds Aplenty"
Bandung - 03/09/2008 ……

