... Beranda Suluk ...
... Suluk - Beranda - Serambi - Anekdot - Kisah Klasik - Sufisme - Tasawuf ...




 

Nasruddin dan Pelancong …

Thursday, February 19, 2009, posting oleh wiwin.wr
Disimpan di ANEKDOT pk. 21:47 | Anda mau email artikel ini ?

Suatu malam Nasruddin sedang melangkahkan kakinya di jalanan berpasir. Kemudian ia melihat serombongan orang yang berkuda dengan cepat dan menuju kearahnya. Khayalannya mendadak bekerja. Ia membayangkan dirinya ditangkap atau dirampok atau dibunuh. Ketakutan oleh sebab khayalannya sendiri, ia segera melompat lari dan memanjat dinding yang membatasi sebuah pemakaman. Menelungkupkan diri di sebuah lubang galian yang masih terbuka untuk bersembunyi.

Heran oleh sebab melihat kelakuannya yang aneh, para penunggang kuda yang ternyata adalah pelancong-pelancong yang jujur itu pun mengikutinya. Mereka menemukan Nasruddin sedang berbaring disitu, tegang dan gemetar.

“Sedang apa engkau di dalam lubang ini ? Kami melihat engkau melarikan diri. Adakah yang kami bisa bantu ? Mengapa engkau masuk ke dalam lubang ini ?

“Hanya karena engkau bisa menanyakan sesuatu bukan berarti bahwa akan selalu tersedia jawaban langsung untuk itu,” kata Nasruddin yang sudah menyadari gerangan apa yang terjadi. “Semua itu tergantung kepada sudut pandangmu. Bila engkau harus tahu, bagaimanapun juga, aku berada disini karena engkau - dan engkau pun berada disini karena aku !”
 

Bandung - 19/02/2009
Mulla Nasruddin stories from the Book of THE SUFI by Idris Shah, alih bahasa oleh wiwin.wr ©2009

 

No one leave comments yet, will you be the first one ?

be my guest ...

your name [required,]

your email [will not be published]

your website

thanks