... Beranda Suluk ...
... Suluk - Beranda - Serambi - Anekdot - Kisah Klasik - Sufisme - Tasawuf ...




 

Nasruddin dan seorang Pasha …

Friday, February 20, 2009, posting oleh wiwin.wr
Disimpan di ANEKDOT pk. 6:41 | Anda mau email artikel ini ?

Mullah Nasruddin sedang dalam keadaan tidak memiliki pekerjaan tetapi suatu ketika ia bisa memiilki sedikit uang untuk makan nasi goreng kacang polong [1] di sebuah warung sederhana. Sambil menikmati santapannya, ia mengamati orang yang lalu lalang di depan warung dengan sudut matanya.

Ia mendapati ada seseorang yang gagah dan berwajah garang di balik kerumunan orang-orang. Pakaiannya rapih dari kepala sampai ke ujung kaki. Ia mengenakan sorban, mengenakan rompi dengan hiasan sulaman dari perak, bajunya dari sutera halus, celananya dari bahan satin model mutakhir [2] dan dipinggangnya tergantung sebilah pedang kecil terbuat dari emas.

Mullah Nasruddin bertanya kepada pemilik warung sambil menunjuk kepada orang tersebut, “Siapakah gerangan orang yang berdiri disana itu ?” “Ooh, dia itu abdi-nya Fahmi Pasha” jawab pemilik warung [3].

Dari kejauhan Mullah Nasruddin menarik nafas panjang, menatap ke langit dan berkata, ”Wahai Tuhanku Yang Baik, lihatlah hamba-nya Fahmi Pasha dan lihatlah hamba-Mu yang disini ini”.
 

Catatan Kaki:

[1] beans and pilaf – sebuah makanan tradisional Persia, lihat di link-ini atau di link-ini.
[2] model baggy - model celana agak gombrang di sisi paha sebelah atas dan sempit di bagian betis.
[3] ‘Pasha’ atau ‘Paşa’ adalah gelar yang tinggi bagi seorang gubernur atau wazir atau kepala pemerintahan/suku pada jaman Kakaisaran Ottoman, lihat di link-ini, semacam gelar ‘Lord’ di Inggris.

 

Bandung - 19/02/2009 Mulla Nasruddin stories from the Book of THE SUFI by Idris Shah, alih bahasa oleh wiwin.wr ©2009

No one leave comments yet, will you be the first one ?

be my guest ...

your name [required,]

your email [will not be published]

your website

thanks