... Beranda Suluk ...
... Suluk - Beranda - Serambi - Anekdot - Kisah Klasik - Sufisme - Tasawuf ...




 

Nasruddin jalan mundur …

Monday, February 23, 2009, posting oleh wiwin.wr
Disimpan di ANEKDOT pk. 5:17 | Anda mau email artikel ini ?

 

PADA suatu hari, Nasruddin mengendarai keledainya ke kota. Orang-orang kemudian menghentikannya dan bertanya kepadanya, “Mengapa engkau duduk membelakangi arah jalanmu Nasruddin ?”
Ia menjawab, “Aku tahu kemana tujuanku tetapi aku ingin tahu apa yang telah aku lewati.”
 
 
Bandung - 22/02/2009 Mulla Nasruddin stories from the Book of THE SUFI by Idris Shah, alih bahasa oleh wiwin.wr ©2009.

Comments

by: kopi
at: 2009-03-06

hueuheheheheh, top banget nih anekdot, lucu dan ruwet.

by: wiwin.wr
at: 2009-03-24

mas kopi …. sayapun sampai sekarang juga masih sering kebingungan manafsirkan anekdot ini. Banyak sekali kemungkinannya.

by: Heriyanto
at: 2009-11-28

Nasruddin mungkin tahu arah tujuannya, yaitu akan kembali ke negri asalnya Akhirat. Tapi beliau ingin tahu apa yang telah di lakukannya selama menjadi musafir di dalam dunia ini.
Melakukan evaluasi dalam hidup memang sangat sulit sekali, sehingga sangat sedikit sekali manusia yang dapat berjalan dan pandangannya jauh kebelakang seperti Nasruddin, apalagi untuk memandang dan mengingat yang Allah sampaikan dalam Al-Arraaf-172

by: wiwin.wr
at: 2009-11-28

salaam. setuju mas Heriyanto.
Sulit sekali mengevaluasi perjalanan hidup kita. Apalagi persoalan menengok ke arah belakang tidak boleh ditafsirkan sebagai mengenang kejayaan masa lalu seperti bani Israil dan isteri Nabi Luth as. yag menjadi batu gara-gara menengok ke belakang. Masa lalu hanya menjadi rujukan untuk memagari keliaran langkah-langkah ke depan…. wassalam.

be my guest ...

your name [required,]

your email [will not be published]

your website

thanks