Nasruddin jalan mundur …
Monday, February 23, 2009, posting oleh wiwin.wr
Ia menjawab, “Aku tahu kemana tujuanku tetapi aku ingin tahu apa yang telah aku lewati.”
Ia menjawab, “Aku tahu kemana tujuanku tetapi aku ingin tahu apa yang telah aku lewati.”
Disimpan di ANEKDOT weBLOG Beranda Suluk.
hueuheheheheh, top banget nih anekdot, lucu dan ruwet.
by: wiwin.wrmas kopi …. sayapun sampai sekarang juga masih sering kebingungan manafsirkan anekdot ini. Banyak sekali kemungkinannya.
by: HeriyantoNasruddin mungkin tahu arah tujuannya, yaitu akan kembali ke negri asalnya Akhirat. Tapi beliau ingin tahu apa yang telah di lakukannya selama menjadi musafir di dalam dunia ini.
Melakukan evaluasi dalam hidup memang sangat sulit sekali, sehingga sangat sedikit sekali manusia yang dapat berjalan dan pandangannya jauh kebelakang seperti Nasruddin, apalagi untuk memandang dan mengingat yang Allah sampaikan dalam Al-Arraaf-172
salaam. setuju mas Heriyanto.
Sulit sekali mengevaluasi perjalanan hidup kita. Apalagi persoalan menengok ke arah belakang tidak boleh ditafsirkan sebagai mengenang kejayaan masa lalu seperti bani Israil dan isteri Nabi Luth as. yag menjadi batu gara-gara menengok ke belakang. Masa lalu hanya menjadi rujukan untuk memagari keliaran langkah-langkah ke depan…. wassalam.

Blog at Blogsome powered by Wordpress – Theme: BlackLines design by Beranda Suluk ©2008-2009.